Sopyan Kartomi

Sopyan, Merasa tidak punya kesibukan lain selain mengajar, kini mulai belajar menulis dan berharap menjadi penulis sungguhan....

Selengkapnya
Navigasi Web
Halaman Buku Bahan Ajar

Halaman Buku Bahan Ajar

Minggu yang lalu (15-16 Pebruari 2020), saya baru saja mengikuti pelatihan menulis, yaitu membuat buku bahan ajar. Pelatihan ini diselenggarakan oleh komunitas menulis di Kabupaten Karawang, yaitu Kaca Geulis (Karawang Suka Membaca, dan Gemar Menulis).

Pesertanya luar biasa, selain dari Kabupaten Karawang sendiri, ada pula dari kota-kota sekitarnya, seperti Subang, Sumedang, Purwakarta, Depok, Bekasi, bahkan dari Jakarta. Saya menilai pelaksanaan pelatihan itu berlangsung sukses, karena dihadiri oleh 274 peserta yang berasal dari guru berbagai jenjang, termasuk para dosen.

Datang sebagai pembicara adalah Dr. Muhaimin, dan Dr. Sandi Budi Iriawan. Kedua pakar tersebut memberikan bekal berharga dalam pembuatan buku bahan ajar. Selain itu motivasi yang diberikannya tidak kalah hebat. Setiap peserta memperoleh semangat untuk menyelesaikan pembuatan buku bahan ajar tersebut.

Pada kesempatan itu diperlihatkan pula beberapa contoh buku bahan ajar yang sudah jadi. Dari pengamatan, tampak buku bahan ajar itu berbeda dibandingkan dengan buku lainnya, seperti buku teks, atau buku referensi. Yang jelas buku ajar itu disusun untuk dijadikan pedoman bagi guru dalam melaksanakan aktivitas mengajarnya. Siswa bisa belajar dengan mudah karena menggunakan panduan yang terdapat dalam buku bahan ajar tersebut.

Sebagai catatan bagi kami penulis buku bahan ajar, bahwa ada pedoman penting dalam penyusunannya yang perlu diperhatikan.

Setiap halaman buku bahan ajar sebaiknya mengindahkan hal-hal berikut ini:

1. Setiap alinea berisi satu pokok pikiran, dengan menggunakan alinea yang pendek.

2. Selain alinea, kalimat-kalimat yang digunakan harus pendek pula, agar mudah diingat (10-20 kata per kalimat).

3. Pada setiap halaman buku, dibuat menarik dan mudah diingat secara verbal maupun visual (mengindahkan kaidah penggunaan tipografi dan tata letak yang baik). Penggunaan warna berbeda untuk setiap bagian halaman buku dapat membantu mempercantik tampilan buku bahan ajar tersebut.

4. Setiap halaman selain berisi teks, harus dilengkapi pula dengan grafik/diagram, tabel, gambar (berupa foto maupun ilustrasi), inset pengingat, inset histori. Jangan lupa bila gambar yang dimuat dalam buku tersebut diambil dari pihak lain harus dicantumkan sumbernya.

Selanjutnya diserahkan kepada peserta, diharapkan dapat menyelesaikan buku tersebut dalam waktu dua bulan ke depan. Kesuksesan pelaksanaan pelatihan itu harus dibuktikan dengan terbitnya buku-buku bahan ajar yang ditulis oleh peserta pelatihan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

search