SOPYAN, Guru SDN Jatisari 1, Karawang

Sopyan, lahir dan besar di Karawang, menyelesaikan S1 di IKIP Bandung (1992), S2 di Institut STIAMI Jakarta (2017). Merasa tidak punya kesibukan lain selain me...

Selengkapnya
Fenomenal, Juara Kelas Didominasi Anak Perempuan
Setiap juara kelas mendapatkan piala dari sekolah, dan hadiah dari sponsor

Fenomenal, Juara Kelas Didominasi Anak Perempuan

Sebetulnya anak-anak perempuan menjadi juara kelas sudah terjadi sejak lama. Fenomena ini berlanjut sampai sekarang. Apakah memang anak perempuan itu umumnya lebih pintar daripada anak laki-laki?

Bila diamati dalam proses pembelajaran di dalam kelas, tampak perbedaan dalam gaya belajar antara anak perempuan dengan anak laki-laki, sebagai berikut:

1. Dari segi sikap, anak perempuan lebih penurut. Mereka lebih memperhatikan nasehat atau petunjuk belajar yang disampaikan oleh guru. Sementara anak laki-laki cenderung nakal, agresif, dan kurang memperhatikan pesan guru.

2. Dari segi gaya belajar, anak perempuan lebih peduli terhadap kegiatan belajar. Mereka lebih sering menyelesaikan tugas belajar, dan mengikuti pembelajaran dengan tertib. Sedangkan anak laki-laki cenderung senang bermain dan bercanda.

3. Dari segi pertemanan, anak perempuan lebih ekslusif karena mereka yang pintar cenderung berteman dengan yang pintar sehingga menstimulasi prestasi mereka. Sementara pertemanan anak laki-laki lebih terbuka dan tidak pilih-pilih teman. Sehingga secara umum pergaulan ini berpengaruh terhadap prestasinya.

Meskipun siswa pandai didominasi anak perempuan, di kelompok tertentu ada juga juara kelas yang diraih anak laki-laki. Berarti dipastikan anak laki-laki yang berhasil merebut juara itu adalah anak yang pintar sekali, berdisiplin, dan peduli terhadap tugas belajar yang diberikan oleh guru.

Jadi sebetulnya suswa menjadi juara kelas itu tidak melulu anak perempuan. Anak-anak laki-laki pun bisa meraihnya. Di sini adalah tugas guru untuk memposisikan mereka secara proporsional dan membagi tugas belajar yang sesuai dengan karakteristik mereka masing-masing agar baik anak perempuan maupun anak laki-laki dapat menunjukkan prestasinya secara maksimal.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Kesempatan meraih prestasi bagi anak perempuan dan laki-laki sama...ya pak. Hanya saja terkadang anak perempua lebih rajin " mengulang" pelajaran daripafa anak laki-laki. Salam literasi dari Medan, pak guru. Semoga sehat dan sukses selalu. Barakallah.

04 Jun
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali