SOPYAN, Guru SDN Jatisari 1, Karawang

Sopyan, lahir dan besar di Karawang, menyelesaikan S1 di IKIP Bandung (1992), S2 di Institut STIAMI Jakarta (2017). Merasa tidak punya kesibukan lain selain me...

Selengkapnya
Dicari, Kepala Sekolah yang Rendah Hati
Rendah hati meningkatkan derajat seseorang

Dicari, Kepala Sekolah yang Rendah Hati

Video perdana menteri Belanda yang mengepel lantai, akibat tumpahan kopinya menjadi viral. Netizens menyebutnya sebagai bentuk kerendahan hati yang patut dicontoh oleh para pemimpin. Sikap rendah hati yang ditunjukkan para pemimpin itu memang merupakan hal langka.

Sebetulnya, kerendahan hati itu ironis sekali dengan sifat pemimpin pada umumnya. Karena banyak orang menyebutkan bahwa pekerjaan pemimpin itu hanyalah marah dan menyuruh. Jika marah, anak buah yang menjadi sasaran. Jika menyuruh, tak tahu ukuran dan lupa memberikan penghargaan.

Di sekolah, jelas yang menjadi pemimpin adalah kepala sekolah. Kita rindu kepala sekolah yang rendah hati. Tindakannya tidak sekedar marah, tetapi mau memberikan solusi. Saat memberikan tugas tidak sekedar menyuruh, tetapi mau memberi penghargaan sekecil apapun keberhasilan yang dicapai.

Adapun bentuk kerendahan hati itu misalnya bisa memergoki guru saat rajin bekerja, memohon maaf saat guru yang justru melakukan kesalahan, menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama, serta mau menerima pendapat yang baik dari guru-guru. Ada banyak contoh yang lain tentang kerendahan hati seorang kepala sekolah. Tentu tidak bisa disebutkan satu persatu.

Adanya kerendahan hati ini tidaklah menempatkan kepala sekolah pada derajat yang rendah. Tetapi malah sebaliknya. Rendah hati akan menjadikan pemimpin itu berada di tempat yang mulia. Yang akhirnya dapat melahirkan dukungan yang signifikan terhadap terciptanya organisasi sekolah yang kondusif. Guru segan terhadap kepala sekolah yang rendah hati. Kita mencari kepala sekolah yang rendah hati.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

It's very goog.

07 Jun
Balas

Good

07 Jun
Balas

Percanten, Hj. Yayah Maemunah mah. Orangnya amanah, rendah hati, perhatian, dan tetap cantik

07 Jun

Seperti nya artikel ini pas banget buat saya yang sedang belajar sekaligus dpt tantangan mengelola sekolah yang sedang mati suri.

07 Jun
Balas

Selamat ya, percaya. Ibu Sri Sugiarti amanah, rendah hati, dan berkualitas...

07 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali